The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Web Programming SMA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by unggul al, 2021-12-14 04:12:12

Web Programming

Modul Web Programming SMA

KATA PENGANTAR

Pada buku semester 1 kita telah belajar bersama tentang web desain, sebagai lanjutan
dari buku semester 1 ini kita akan belajar tentang web programming dengan menggunakan
PHO dan MySQL. Web desain mengajarkan kepada kita mengenai tampilan antarmuka
sebuah website yang menarik dan untuk digunakan oleh user (user friendly). Akan tetapi
belum mencakup tentang sebuah website yang interaktif, website yang dinamis oleh
karenanya kita perlu melengkapi dengan web programming agar website tersebut menjadi
interaktif dan dinamis.

Materi pokok yang akan kita bahas pada modul kali ini adalah mengenai dasar-dasar
programming pada web dengan bahasa yang populer yaitu PHP, sedangkan database yang
kita gunakan adalah MySQL yang dibantu dengan server lokal berupa Xampp atau dengan
server lokal lainnya.

Untuk dapat memahami dan membuat halaman website yang dinamis dan interaktif
perlu pemahaman teori dan praktik yang terstruktur dan untuk ujicoba hasilnya perlu
bantuantuan server lokal dengan menggunakan Xampp. Bagi pengguna pemula aplikasi ini
tentu saja akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran, oleh karena itu jika
kalian megalami hambatan dalam pembelajaran dapat berkonsultasi atau bertanya kepada
guru pendamping di sekolah.

Kiranya modul ini dapat membantu kalain dalam membuat website yang dinamis dan
interaktif. Buku ini tidak akan berarti tanpa ada kemauan dan kreatifitas kalian dalam belajar
tentang website. Semoga modul bermanfaat dan dapat membantu kalain untuk berkreasi
dalam pembuatan website. Selamat berkarya.

Surabaya, Desember 2021

Tim Akademik Diginusa

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................ii

1. Pengenalan Web Server, Server Side Scripting dan PHP.....................1
2. Struktur Dasar Script PHP .................................................................9
3. Assignment & Arithmetic dengan PHP ............................................15
4. Memahami Method GET dan POST pada PHP .................................22
5. Struktur Kondisi .............................................................................28
6. Struktur Perulangan dan Perpindahan ............................................35
7. Penggunaan Array..........................................................................44
8. Fungsi String dan Tanggal ...............................................................54
9. Pengelolaan File PHP......................................................................63
10. Pengenalan DBMS dan MySQL......................................................70
11. Menampilkan dan Menambah Data Baru dengan PHP Script.........82
12. Mengedit Data Menggunakan PHP Script......................................87
13. Menghapus dan Pencarian Data Menggunakan PHP Script ............93
14. Membuat Aplikasi Form pada Website ....................................... 101
15. Project Web Dinamis Menggunakan PHP dan MySQL .................. 107

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 115

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB ii

1 Pengenalan Web Server, Server Side
Scripting dan Pengenalan PHP
Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat memahami Web Server
2. Siswa dapat melakukan Instalasi dan Konfigurasi Web Server
3. Siswa dapat melakukan Instalasi dan Konfigurasi PHP

Web Server
Web Server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi menerima
permintaan (request) berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal
dengan browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilnya dalam bentuk halaman-
halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Standar Web Architecture

Dynamic Web Architecture

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 1

Beberapa Web Sever yang banyak digunakan di internet antara lain :
1. Apache Web Server
2. Internet Information Service, IIS
3. Xitami Web Server
4. Sun Java System Web Server

Server Side Scripting
Server Side Scripting merupakan sebuah teknologi scripting atau pemrograman web dimana
script (program) dikompilasi atau diterjemahkan di server. Dengan server side scripting,
memungkinkan untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.

Beberapa contoh Server Side Scripting (Programming) :
1. ASP (Active Server Page) dan ASP.NET
2. ColdFusion
3. Java Server Pages
4. Perl
5. Phyton
6. PHP

Mengenal PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP
pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama
Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk
mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI.
Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang
tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah
diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi
yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi
lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis
interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP
diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessor.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 2

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal
dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21.
Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web
kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP
mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi
objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma
berorientasi objek.

Keistimewaan Program PHP yaitu :
Berikut ini adalah beberapa keistimewaan bahasa Pemrograman PHP yang termasuk dalam
kategori bahasa yang banyak digunakan oleh programmer di dunia :

1. Free alias gratis, PHP bersifat Open Source, sehingga kita bebas menggunakan PHP
tanpa harus membayar.

2. Lintas Platform, PHP dapat dijalankan pada sistem operasi apapun, seperti Linux,
Windows, OpenBSD, FreeBSD, Mac OS, Solaris dan lain-lain.

3. Didukung berbagai Web Server Handal seperti Apache, IIS (Windows), Xitami,
Lighttpd, OmniSecure, WebWeaver, dan lain-lain.

4. Mampu koneksi dengan berbagai database, support untuk aplikasi database seperti
MySQL, Ms. SQL Server, ORACLE, PostgreSQL, Interbase, SQLite, dBase, dan
lainnya.

5. Memiliki tingkat akses paling cepat dibanding pemrograman web lainnya.

Untuk bekerja dengan PHP dibutuhkan tiga buah software yaitu :
1. Apache (Server untuk menjalankan PHP)
2. PHP (Program pengeksekusi script PHP)
3. MySQL (untuk berkerja dengan database)
4. Untuk Windows, Anda bisa menggunakan aplikasi paket instalasi seperti XAMPP
ataupun Wampserver. Sedangkan di Linux Anda dapat melakukan instalasi Apache,
PHP, dan MySQL secara manual atau menggunakan LAMPP.

Instalasi Apache, PHP dan MySQL dengan XAMPP

Langkah-langkah untuk menginstal XAMPP adalah sebagai berikut :
1. Jalankan file installer XAMPP xampp-win32-x.x.x-installer.exe.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 3

File installer XAMPP
2. Akan ditampilkan window instalasi XAMPP. Pilih Next > untuk memulai proses

instalasi.

Window Instalasi XAMPP
3. Selanjutnya akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja

semua pilihan dan klik tombol Next.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 4

Window Pilihan XAMPP
4. Muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini berfungsi untuk menentukan lokasi

folder penyimpanan file-file dan folder XAMPP. Secara default akan diarahkan ke
lokasi c:\xampp. Namun jika kalian ingin menyimpan di folder lain bisa klik browse
dan tentukan secara manual folder yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan
dan klik tombol Next.

Folder tujuan instalasi XAMPP
5. Pada kotak dialog dibawah ini, pilih Next untuk melakukan proses instalasi XAMPP

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 5

Proses mulai Instalasi

6. Proses instalasi dimulai.

Memulai proses Instalasi
7. Proses instalasi selesai. Klik Finish untuk menutup proses instalasi.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 6

Instalasi Selesai
8. Muncul kotak dialog bahasa/ language, pilih USA

Pilih Bahasa
9. mengatur XAMPP dengan mengakses XAMPP Control Panel yang dapat diakses

melalui menu di Program Files atau icon di taskbar.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 7

XAMPP Control Panel
Test Instalasi XAMPP di Browser
Untuk memastikan bahwa XAMPP beserta PHP, Apache dan MySQL berjalan dengan baik,
bukalah browser dan ketikkan URL sebagai berikut: http://localhost
Jika semua sudah berjalan dengan baik, maka akan ditampilkan gambar sebagai
berikut:

LATIHAN & PERTAYAAN Pengenalan Web Server dan PHP

1. Buat Folder baru dengan nama, Nama Kalian Masing-masing pada directory
C:\xampp\htdocs
Folder ini digunakan sebagai tempat penyimpanan script PHP kalian

2. Jelaskan secara singkat mengenai sejarah PHP!
3. Sebutkan keunggulan menggunakan program PHP!
4. Jelaskan pengertian server side scripting!
5. Sebutkan Contoh-contoh server side scripting yang kalian ketahui!
6. Sebutkan 3 Software yang di gunakan dalam pembuatan program website!
7. Sebutkan Web Server yang banyak di gunakan di internet!

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 8

2 Struktur Dasar Script PHP

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat memahami dan menuliskan Script PHP
2. Siswa dapat mengenal dan memahami penggunaan variabel dalam Script PHP
3. Siswa dapat menggunakan komentar dalam script PHP

Penulisan Script PHP

PHP merupakan singkatan dari PHP : Hypertext Prepocessor. Untuk dapat menuliskan
sebuah script PHP, kalian harus memahami cara penggabungan PHP dan HTML, jenis
variabel yng dapat digunakan pada PHP, dan tentunya juga perintah-perintah yang dapat
digunakan dalam PHP.

Tag Script PHP
Dalam penulisan script PHP harus ditulis diantara Tag sebagai berikut :

• <? ... ?>
Contoh :
<?
Echo “ Ini contoh kode PHP”;
?>

• <?php ... ?>
<?
Echo “ Ini contoh kode PHP”;
?>

• <script language=”php”> … </script>
<script language=”php”>

Echo “ Ini contoh kode PHP”;
</script>

• <% … %>
<%
Echo “ Ini contoh kode PHP”;
</script>

Seperti bahasa pemrograman lainnya, PHP juga memiliki aturan penulisan seperti case
sensitifity (perbedaan antara huruf besar dan kecil), cara mengakhiri sebuah baris perintah, dan
pengaruh penggunaan spasi dalam pembuatan kode program PHP.

• Case sensitivity
PHP tidak membedakan huruf besar dan kecil (case insentive) untuk penamaan fungsi
(function), nama class, maupun keyword bawaan PHP seperti echo, while, dan class.Contoh
keempat baris berikut dianggap sama dalam PHP.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 9

<?php
echo"Selamat Belajar PHP!!!";
Echo " Selamat Belajar PHP!!!";
ECHO " Selamat Belajar PHP!!!";
EcHo " Selamat Belajar PHP!!!";

?>

Akan tetapi, PHP membedakan huruf besar dan huruf kecil (case sensitive) untuk penamaan
variable, sehingga $nama, $Nama, $NAMA, $nAmA akan dianggap sebagai 4 variabel yang
berbeda. Sering kali error terjadi karena salah menulis nama variable, yang seharusnya
menggunakan huruf kecil, ditulis dengan huruf besar.

• Penulisan baris perintah dalam PHP
Penulisan baris printah (statements) di dalam PHP adalah kumpulan perintah PHP yang
menginstruksikan PHP untuk melakukan sesuatu. Baris perintah ini bisa terdiri dari satu baris
singkat (seperti echo untuk menampilkan text di layer) atau bisa sesuatu yang lebih rumit dan
terdiri dari beberapa baris, seperti kondisi if, atau kode perulangan (loop).

• Karakter spasi dan tab dalam PHP
Secara umum, karakter spasi dan tab diabaikan di dalam eksekusi program PHP. Kamu boleh
memecah sebuah statement menjadi beberapa baris, atau menyatukan beberapa statement
dalam sebuah baris yang Panjang.

Komentar dalam PHP

Komentar berfungsi untuk memberikan informasi kepada orang yang membaca program saat
kita buat, tapi baris-baris komentar tersebut akan diabaikan oleh PHP (tidak ikut terkompilasi
sebaga
Fungsi komentar pada skrip PHP digunakan untuk :

1. Agar orang lain memahami apa yang Anda lakukan pada fungsi kode program tertentu.
2. Mengingatkan pada diri Anda sendiri tentang bagian dari program yang sudah Anda

kerjakan.i kode program).
PHP menyediakan beberapa cara untuk memasukkan komentar ke dalam baris kode program
yang semuanya diadopsi dari bahasa yang telah ada sebelumnya.
• Komentar dengan Gaya Bahasa C
Jenis komentar ini bisa berlaku untuk komentar yang jumlahnya lebih dari satu.
Contoh:

<?php
/* ini adalah contoh komentar yang di buat menggunakan gaya bahasa C */
?>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 10

• Komentar dengan Gaya Bahasa C++
Berbeda dengan jenis sebelumnya, komentar jenis ini dibuat menggunakan double slash (//)
dan hanya berlaku untuk satu baris.
Contoh:

<?php
// ini adalah contoh komentar yang di buat menggunakan gaya bahasa C ++
?>

• Komentar dengan Gaya Unix Shell
Disebut gaya unix shell, karena cara memberikan komentar ini berasal dari system Unix.
Metode ini menggunakan karakter tanda pagar atau hash mark (#). Karena sifatnya hanya
mempengaruhi satu baris saja, maka gaya komentar ini efektif digunakan untuk membuat
komentar pendek.
Contoh:

<?php
# ini adalah contoh komentar yang di buat menggunakan gaya unix shell
?>

Mengenal Variable dalam PHP

Variabel adalah merupakan suatu tempat / wadah untuk menampung data atau konstanta di
memori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah–ubah selama proses program.
Ketentuan menulis nama variabel yang benar di PHP adalah sebagai berikut :
• Variabel selalu diawali dengan tanda dollar ($), lalu diikuti nama variabel.
• Hanya ada tiga jenis karakter yang dapat digunakan untuk pemberian nama variabel, yaitu

huruf, angka, dan garis bawah ( _ ).
• Karakter pertama setelah tanda $ harus berupa huruf atau garis bawah, tidak boleh angka

atau yang lain.
• Jika nama variabel lebih dari satu kata, tidak boleh memisahnya dengan spasi, alternatif

lainnya dapat menggunakan garis bawah ( _ ).
• Nama variabel bersifat case sensitif, artinya PHP membedakan huruf besar dan huruf kecil.
Dalam penggunaan variabel ada 2 langkah yang harus di lakukan Yaitu :

1. Deklarasi Variabel
Deklarasi variabel bisa di sebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke
dalam program. Dalam PHP, deklarasi seringkali digabung dengan inisialisasi
Contoh :
$namaBarang
$jumlahBarang
$hargaBarang

2. Inisialisasi Variabel
Inisialisasi variabel adalah mengisi nilai untuk pertama kainya kedalam variabel

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 11

Contoh :
$namaBarang = ”Hardisk”;
$jumlahBarang = 5;
$hargaBarang = 650000;

Berikut adalah contoh latihan untuk memudahkan Anda dalam memahami cara menulis
variabel di PHP

<?php
$nama_siswa;
$alamat;
$_telpon;
echo "Jika teks ini tampil, <br> maka semua pemberian nama variabel sudah benar";
?>

Memberi Nilai pada Variabel

<?php
// memberi nilai variabel
$nama_siswa = "Novita Sari"; // String
$pelajaran = "Pemrograman Web Desain";
$kelas = 3; // Integer
$nilai = 85.5; // Floating point
// Menampilkan nilai variabel
echo "Nama siswa : $nama_siswa<br>
Pelajaran : $pelajaran <br>
Kelas : $kelas<br>
Nilai : $nilai";
?>

Mengenal Tipe Data

Variabel dapat menyimpan berbagai jenis data, dan tipe data yang berbeda dapat melakukan
hal-hal yang berbeda. PHP mendukung jenis data sebagai berikut:

String
String adalah sebuah tipe data yang terdiri dari kata, bisa berupa kata tunggal maupun kalimat.
Penulisan string harus diapit oleh tanda petik, baik petik tunggal(‘ ‘) maupun petik ganda (” “).
Integer
Tipe data integer adalah tipe data yang berfungsi untuk menyimpan bilangan bulat, bukan
desimal. Tipe data integer mempunyai range antara -2,147,483,648 sampai dengan
2,147,483,647.
Float
Tipe data floating point numbers biasa juga disebut dengan double, float atau real adalah tipe
data yang berguna untuk menyimpan bilangan desimal.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 12

Boolean
Tipe Data ini adalah tipe data yang paling sederhana. Hanya berupa true atau false. Penggunaan
huruf besar atau kecil sama sekali tidak mempengaruhi dalam penulisan tipe data boolean.
Array
tipe data Array diguakan untuk menyimpan beberapa nilai dalam satu variabel tunggal.
Object
Objek adalah tipe data yang menyimpan data dan informasi tentang cara mengolah data
tersebut.
NULL
Null adalah tipe data khusus yang hanya dapat memiliki satu nilai: NULL. Sebuah variabel tipe
data NULL adalah variabel yang tidak memiliki nilai yang ditugaskan untuk itu. Jika variabel
yang dibuat tanpa nilai, maka secara otomatis diberi nilai NULL.
Resource
Tipe Data resources ini di berfungsi untuk menyimpan resource, sumber atau alamat. Variabel
tersebut hanya dapat dibuat oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa
resource seperti penggunaan fungsi mysql_connect, mysql_query, fopen, opendir dan
semacamnya.
Contoh Program Tipe data

1. Buka aplikasi Adobe Dreamweaver
2. Ketikkan program di bawah ini
3. Simpan dengan nama tipedata.php ke dalam folder yang kalian buat di pertemuan 1,

misal : C:\xampp\htdocs\Fauzi
<!DOCTYPE html>
<head><title>Mengenal Tipe Data</title>
</head>
<body>
<?php
$nim = "02988";
$nama = 'M. Fauzi';
$umur = '15 Tahun';
$nilai = 82.25;
$status = TRUE;
echo"Menampilkan Profil Siswa" . "<br>";
echo "NIM : " . $nim . "<br>";
echo "Nama : $nama<br>";
echo "Umur : $umur<br>";
echo "Nilai : $nilai<br>";
if ($status)
echo "Status : Aktif";
else
echo "Status : Tidak Aktif";
?>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 13

</body> </html>

4. Jalankan di web browser ketikkan localhost/nama folder kalian/tipedata.php
misal : http://localhost/fauzi/tipedata.php Seperti gambar di bawah ini

LATIHAN Struktur Dasar Script PHP

1. Buat pemrograman PHP dengan menampilkan Profil kalian masing yang isinya

sebagai berikut:
Nama :…
Kelas:….
Jenis Kelamin :…
Alamat Rumah :…
Hobi :…
No Hp :…

Untuk nama dan kelas gunakan huruf tebal.

2. Kemudian Simpan file tersebut dengan nama tugas_pertemuan2.php di folder yang

kalian buat!

3. Jalankan file tersebut melalui web browser!

LATIHAN Struktur Dasar Script PHP

1. Sebutkan tag utama dalam script PHP!
2. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam penggunaan variabel!.
3. Sebutkan dan jelaskan Ketentuan menulis nama variabel yang benar di PHP!
4. Tuliskan 3 cara untuk menuliskan komentar pada script PHP!
5. Jelaskan apafungsi komentar pada script PHP!.
6. Sebutkan dan jelskan 4 jenis tipe data yang mendukung dalam pembuatan program

PHP!.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 14

3 Operator Assignment & Arithmetic dengan
PHP

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat memahami dan menggunakan Operator Assignment
2. Siswa dapat mengenal dan menggunakan Operator Arithmetic
3. Siswa dapat membuat program Arithmeticdan Assignment

Mengenal Operator

Operator adalah simbol yang digunakan untuk memanipulasi nilai suatu variabel. Variabel
yang nilainya di modifikasi oleh operator disebut Operand. Contoh penggunaan operator
misalya: 10 +5, 10 dan 5 adalah Operand sedangkan tanda tambah (+) disebut operator
Macam-macam Operator adalah sebagai berikut:

1. Operator Assignment
2. Operator Arithmetic
3. Operator Comparison
4. Operator Logical

Operator Assignment

Operator Assigment digunakan untuk memberi atau mengisi nilai kedalam variabel tertentu
Contoh :
$nama = “faoezi”;
Pada contoh tersebut, operator “=” digunakan untuk mengisi nama/nilai “faoezi” kedalam
variabel nama.
Ada beberapa contoh operator yang bisa di gunakan dalam program PHP antara lain:

• Operator += bertujuan untuk menambahkan nilai pada variabel
• Operator -= bertujuan untuk mengurangi nilai pada variabel
• Operator *= bertujuan untuk mengkalikan variabel dengan bilangan tertentu
• Operator /= bertujuan untuk membagi variabel dengan bilangan tertentu
• Operator %= bertujuan untuk mencari sisa hasil bagi variabel dengan bilangan terntentu
• Operator &= bertujuan untuk melakukan operasi logical AND pada variabel
• Operator |= bertujuan untuk melakukan operasi logical OR pada variabel
• Operator ^= bertujuan untuk melakukan operasi bitwise XOR pada variabel
• Operator .= bertujuan untuk menambahkian String pada variabel
• Operator ++ bertujuan untuk menambahkan nilai satu variabel
• Operator – bertujuan untuk mengurangi nilai satu pada variabel

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 15

Contoh pemrograman PHP yang menunjukan salah satu Operator Assignment yang
menggabungkan kata menjadi kalimat tertentu dengan memberi nilai pada operand kiri sesuai
urutan kata yang sudah di gabung:

Operator Assignmet.php

Hasil dari Script Assignment

Operator Arithmetic

Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator untuk melakukan operasi aritmatika atau perhitungan
matematiaka.
Contoh $a = 10 + 5
Operataor “ + “ berfungsi untuk menambahkan kedua operand (10 dan 3 )

Operator aritmatika terdiri dari:

Nama Operator Simbol
Penjumlahan +

Pengurangan -

Perkalian *

Pemangkatan **

Pembagian /

Sisa bagi %

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 16

Contoh Pemrograman Aritmatika
<!DOCTYPE html>
<head>
<title>Operator Aritmatika</title>
</head>
<body>
<?php
$a = 4;
$b = 2;
// penjumlahan
$c = $a + $b;
echo "$a + $b = $c";
echo "<hr>";
// pengurangan
$c = $a - $b;
echo "$a - $b = $c";
echo "<hr>";
// Perkalian
$c = $a * $b;
echo "$a * $b = $c";
echo "<hr>";
// Pembagian
$c = $a / $b;
echo "$a / $b = $c";
echo "<hr>";
// Sisa bagi
$c = $a % $b;
echo "$a % $b = $c";
echo "<hr>";
// Pangkat
$c = $a ** $b;
echo "$a ** $b = $c";
echo "<hr>";
?>
</body>
</html>

P eek

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 17

Hasil tampilan dari pemrograman operator aritmatika

LATIHAN Menggunakan Operator Aritmatika

1. Buat pemrograman PHP simulaisi perhitungan menggunakan Operator Aritmatika

dengan ketentuan sebagai berikut:

Komponen

Komponen Nama Variabel

TextField kiri Satu

Operator Aritmatika Operator

TextField Kanan Dua

Action action.php

2. Buka Aplikasi Adobe Dreameaver dan ketikkan Script dibawah ini :
<!DOCTYPE html >
<head>
<title>Operator Aritmatika</title>
</head>
<body>
<p>Penggunaan Operator Aritmatika</p>
<form method="post" action="action.php">
<input type="text" name="satu" placeholder="masukkan nilai">
<select name="operator">
<option selected disabled>Pilih Operator</option>
<option value="+">+</option>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 18

<option value="-">-</option>

<option value="*">*</option>
<option value="/">/</option>
</select>
<input type="text" name="dua" placeholder="masukkan nilai">
<label>
<input type="submit" name="Submit" id="submit" value="Hitung">
<input type="reset" name="reset" id="reset" value="Reset">
</label>
</form>
</body>
</html>
3. Simpan dengan nama operator_aritmatika.html di folder yang kalian buat di
Xampp/htdocs.
4. Ketikkan kembali Script dibawah ini untuk mengoperasikan atau menjalankan
program Aritmatika diatas
<!DOCTYPE html>
<head>
<title>Action</title>
</head>
<body>
<?php

$satu=$_POST['satu'];
$dua=$_POST['dua'];
$operator=$_POST['operator'];

if($operator=='+') {
$hasil=$satu + $dua;
echo ("<b> Hasil Hitung : $hasil</b>");}
else
if($operator=='-') {
$hasil=$satu - $dua;
echo ("Hasil Hitung :<b> $hasil</b>");}
else

if($operator=='*') {
$hasil=$satu * $dua;
echo ("Hasil Hitung :<b> $hasil</b>");}
else

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 19

if($operator=='/') {
$hasil=$satu / $dua;
echo ("Hasil Hitung :<b> $hasil</b>");}
else
?>
<form id="form1" name="form1" method="post" action="">
<label><a href="kalkulator.html">
<input type="button" name="Button" id="button" value="Kembali" />
</a></label>
</form>
</body>
</html>
5. Simpan dengan nama action.php di folder yang kalian buat di Xampp/htdocs.
6. Jalankan operator_aritmatika.html yang sudah dibuat pada web Browser. Lakukan
percobaan dan amati hasilnya, kemudian jelaskan secara singkat kegunaan dari
Operator Aritmatiaka. Jika sesuai dan benar akan muncul sesuai dengan gambar di
bawah ini!

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 20

PERTAYAAN Menggunakan Opertaor Aritmatika

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Operator dan berikan contoh macam-macam
operator yang kalian ketahui!

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Operator Assigment!.
3. Sebutkan dan jelaskan beberapa contoh operator yang bisa di gunakan dalam program

PHP!
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Operator Aritmatika!
5. Berikan contoh yang termasuk operator Aritmatika!.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 21

4 Memahami Method GET dan POST
Pada PHP

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat mengenal tentang method GET
2. Siswa dapat mengenal tentang method POST
3. Siswa dapat membuat contoh program menggunakan method GET dan POST

Form pada PHP mempunyai dua method pengiriman data, yaitu GET dan POST. Dengan
menggunakan method GET, maka nilai variabel yang dikirimkan ke server melalui url pada
address bar browser. Sedangkan method POST akan mengirimkan nilai variabel ke server
secara terpisah, sehingga nilai variabelnya tidak terlihat.

Method GET

$_GET adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengumpulkan nilai dari sebuah form
yang dikirimkan menggunakan GET. Informasi yang dikirimkan dari sebuah form
menggunakan Method GET dapat dilihat oleh semua orang, Maksudnya adalah Nilai dari form
tersebut dapat dilihat dengan jelas pada jendela address bar pada browser. Method ini mimiliki
batasan terhadap banyaknya informasi yang akan dikirimkan. Method GET tidak cocok untuk
nilai variabel yang sangat besar. Tidak dapat digunakan untuk menyimpan variabel yang
nilainya lebih dari 2000 karakter.
Namun, karena variabel ditampilkan di URL, ini memungkinkan untuk sebagai penunjuk
halaman. Dan hal ini dapat berguna dalam beberapa kasus tertentu. GET dapat digunakan untuk
mengirim data yang tidak bersifat sensitif.
Contoh untuk menggunakan metode GET. Berinama file dengan nama index_GET.html

<!DOCTYPE html> </tr>
<html>
<head>
</head>

<body>
<form action="get.php" method="get">
<table>

<tr>
<td>Nama</td>
<td>: <input type="text" name="nama"></td> </tr>
<tr> <td>Umur</td><td>: <input type="text" name="umur"></td>
<tr> <td>&nbsp;</td><td>&nbsp;
<input type="submit" name="submit" value="submit" ></td> </tr>

</table>
</form>

</body>
</html>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 22

Kemudian membuat file get.php untuk menampilkan nilai variabel yang telah diinputkan
<?php

if(isset($_GET['submit']))
{
echo "<b>Selamat Datang </b> <br>";
echo "Nama : <b>".$_GET['nama']."</b> <br>";
echo "Usia : <b>".$_GET['umur']." Tahun </b>";
}

?>
Buka file index_Get.html pada web browser tampilan seperti gambar dibawah ini.

Ketika mengeklik tombol submit, url akan mengirimkan nilai dari variabel tersebut ke server
dan ditampilkan di get.php, di address bar terlihat nilai dari variabel seperti gambar dibawah
ini:

Nilai ditampilkan di address bar (Method GET)

Hal-hal Yang Harus diperhatikan dalam pemilihan Method GET adalah:
• Programer harus berhati-hati dengan masalah security saat mengirimkan variabel melalui
url, karena nama variabel dan nilainya akan tampak jelas oleh user. User dengan leluasa
memasukkan nilai suatu variabel dengan karakter yang bisa membahayakan website
bahkan database.
• Pengiriman variabel melalui metode GET hanya efisien untuk jumlah data yang sedikit.
dapat dibayangkan berapa panjang url yg harus dibentuk untuk menampung jumlah data
yang banyak. Sementara setiap browser memiliki batas maksimum panjang url yang dapat
dikirim.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 23

• Disarankan melakukan tahap sanitize terlebih dahulu terhadap variabel $_GET sebelum
diproses.

Method POST

$_POST digunakan untuk mengumpulkan nilai variabel dari sebuah form yang dikirimkan
menggunakan metode post. Informasi yang dikirimkan dari sebuah form menggunakan metode
POST tidak dapat dilihat oleh orang lain di jendela address bar di browser dan tidak memiliki
pembatasan pada banyaknya informasi yang dikirim. Ukuran default nilai metode POST adalah
8 Mb. Untuk mengubahnya dapat dilakukan pada pengaturan POST_MAX_SIZE didalam file
PHP.ini
Selain itu POST mendukung fungsi seperti dukungan untuk multi-part binary input ketika
mengupload file ke server. Namun, karena variabel tidak ditampilkan di URL, adalah tidak
mungkin untuk penunjuk halaman. Pengembang lebih memilih POST untuk mengirim data
form.
Contoh untuk menggunakan Method POST. Berinama file dengan nama index_Post.html

<!DOCTYPE html> <html>
<head></head>
<body>

<form action="post.php" method="post">
<table>
<tr>
<td>Nama</td><td>: <input type="text" name="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>Umur</td><td>: <input type="text" name="umur"></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td><td>&nbsp;<inputtype="submit"name="submit"value="submit"

></td>
</tr>

</table>
</form>
</body>
</html>

Kemudian membuat file post.php untuk menampilkan nilai variabel yang telah diinputkan

<?php
if(isset($_POST['submit']))
{

echo "<b>Selamat Datang </b> <br>";
echo "Nama : <b>".$_POST['nama']."</b> <br>";

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 24

echo "Usia : <b>".$_POST['umur']." Tahun </b> <br>";
echo "Terima Kasih";
}
?>

Buka file index_Post.html pada web browser tampilan seperti gambar dibawah ini.

Ketika mengeklik tombol submit, url akan mengirimkan nilai dari variabel tersebut ke server
dan ditampilkan di post.php, di address bar terlihat nilai dari variabel seperti gambar dibawah
ini:

Nilai tidak ditampilkan di address bar (Method
POST)

Hal-hal Yang Harus diperhatikan dalam pemilihan Method POST adalah:
• Sama seperti metode GET, Programer harus berhati hati dengan masalah security.
Seseorang dapat mengisi sembarang nilai dari suatu field sehingga dapat membahayakan
website bahkan database.
• Disarankan melakukan tahap sanitize terlebih dahulu terhadap variabel $_POST sebelum
diproses.

Perbedaan GET dan POST pada PHP

Secara garis besar perbedaan dari metode GET dan metode POST adalah sebagai berikut :

$_GET $_POST

History Dihistory parameternya tetep karena Parameter tidak disimpan dalam
Bookmarked
merupakan bagian dari URL browser

Dapat di bookmark Tidak dapat di bookmark

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 25

Tombol idak dapat dikirim ulang ke server Biasanya browser memberitahu
Kembali
jika HTML disimpan dalam cache pengguna bahwa data diajukan

browser. kembali

Encoding type multipart/form-data or
(enctype
attribute) application/x-www-form- application/x-www-form-
urlencoded
urlencoded Use multipart encoding

for binary data.

Parameters Dapat mengirim tetapi data Dapat mengirim parameter,
parameter terbatas termasuk meng-upload file, ke

server.

Hacked Mudah untuk hack Sangat sulit di hack

Restrictions on Ya, hanya karakter ASCII yang Tidak dibatasi, data binar apapun

form data type diijinkan diijinkan

Security GET kurang aman dibandingkan POST sedikit lebih aman daripada
dengan POST karena data yang GET karena parameter tidak
dikirim adalah bagian dari URL. Jadi disimpan dalam riwayat browser
itu disimpan dalam history dan atau di log web server.
server log browser di plaintext.

Restrictions on Ya, karena bentuk data di URL dan Tidak dibatasi
form data URL panjang dibatasi. Sebuah batas
length panjang URL yang aman 2048
karakter tapi bervariasi oleh browser
dan web server.

Metode GET tidak boleh digunakan Metode POST digunakan saat

Usability saat mengirim password atau mengirim password atau informasi

informasi sensitif lainnya. sensitif lainnya

Visibility Metode GET terlihat untuk semua Metode POST variabel tidak
orang (itu akan ditampilkan di ditampilkan dalam URL.
address bar browser) dan memiliki
batasan pada jumlah informasi untuk
mengirim.

Cached dapat dicached Tidak dapat dicached

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 26

LATIHAN Menggunakan Opertaor Aritmatika

1. Buat aplikasi input menggunakan metode $_GET dan ketentuan aplikasinya sbb:
No, Nama Siswa, Alamat, Kota
Untuk caranya ikuti langkah-langkah modul ditas!

2. Buat aplikasi input menggunakan metode $_POST dan ketentuan aplikasinya sbb:
No, Nama Siswa, Alamat, Kota

3. Amati kedua metode tersebut, tunjukkan hasil aplikasi yang kalian buat kepada ghuru
pembimbing!

PERTANYAAN Pengenalan Web Server dan PHP

1. Apa yang kalian ketahui tentang method GET!
2. Hal apa yang harus di perhatikan dalam pemilihan Method GET!
3. Apa yang kalian ketahui tentang Method POST!
4. Hal apa yang harus di perhatikan dalam pemilihan Method POST!
5. Jelaskan kenapa penggunaan Method GET lebih mudah di tembus daripada method

POST!
6. Jelaskan dan sebutkan 5 perbedaan antra Methode GET dan Method POST!

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 27

5 Struktur Kondisi

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat mengenal tentang Srtuktur kondisi
2. Siswa dapat mengenal tentang struktur perulangan
3. Siswa dapat membuat contoh program struktur kondisi dan perulangan

Struktur Kondisi

Struktur kendali percabangan (pengambilan keputusan) struktur kendali yang berfungsi untuk
melakukan pemilihan atas perintah yang akan dijalankan sesuai dengan kondisi tertentu.
Ada empat perintah percabangan dalam PHP, yaitu if, if..else, if..elseif, dan switch.

1. Struktur Kondisi If

if (kondisi) {
statement-jika-kondisi-true;
}
Keterangan :
➢ Kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSEnya.

2. Struktur Kondisi If ... Else
Perintah if...else digunakan untuk memilih salah satu pernyataan berdasarkan suatu
kondisi. Perintah ini akan menjalankan pernyataan tertentu bila kondisi bernilai benar dan
akan menjalankan pernyataan yang lain jika kondisi bernilai salah. Script penulisannya
adalah sebagai berikut :
if (kondisi) {
statement-jika-kondisi-true;
} else {
statement-jika-kondisi-false;
}
Keterangan :
• kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya.
Jika
kondisinya TRUE maka statemen yang berada di blok if akan dieksekusi, sebaliknya jika
kondisinya FALSE maka statemen yang berada di blok else yang akan dieksekusi.

Contoh IF-Else :
<?php
$nilai = 70;

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 28

if ($nilai >= 60) {
echo "Nilai Anda $nilai, Anda LULUS";
} else {
echo "Nilai Anda $nilai, Anda GAGAL";
}
?>
Keterangan :
Pada program di atas, terdapat pemeriksaan kondisi apakah isi variabel $nilai lebih dari 60
(baris 3). Jika kondisi ini bernilai TRUE (variabel $nilai berisi nilai yang lebih besar dari 60)
maka statement pada baris ke-4 akan dijalankan. Sebaliknya jika kondisinya FALSE, maka
statement pada baris ke-6 yang akan dijalankan. Pada contoh program di atas, kondisi pada
baris ke-3 bernilai FALSE karena isi variabel $nilai adalah 50.
Output program:

Tampilan program kondisi IF- Else
3. Struktur kondisi if - elseif - else

Perintah if -elseif – else digunakan untuk memilih lebih dari dua suatu kondisi yang akan
dijalankan. Script penulisannya aadalah sebagai berikut:

if (kondisi) {
statement1;
} elseif (kondisi2) {
Statement2;
}Else {
Statement3;
}
Statement4;
Keterangan :
Ada 3 kemungkinan alur program yang akan terjadi yaitu :

• Apabila kondisi 1 bernilai true maka:
 Statement1 akan di eksekusi
 Statement4 akan di eksekusi

• Apabila kondisi1 bernilai false, dan kondisi 2 bernilai true maka:

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 29

 Statement2 akan di eksekusi
 Statement4 akan di eksekusi

• Apabila kondisi1 dan kondisi2 bernilai false maka:
 Statement3 akan di eksekusi
 Statement4 akan di eksekusi

Contoh IF – ElseIF - Else :
<?php
$a = 80;
$b = 70;
if ($a > $b) {
echo " <b> Nilai Anda $a lebih besar dari $b, Predikat anda Baik Sekali</b>";
} elseif ($a < $b) {
echo "Nilai Anda $a lebih kecil dari $b, Predikat anda Baik Sekali ";
}else{
echo "Nilai Anda $a tidak sama $b, Predikat anda Cukup ";
}
?>

Output program:

4. Struktur Kondisi Switch ... Case
Perintah switch digunakan sebagai alternatif pengganti dari perintah if...elseif. Dengan
perintah ini program percabangan akan lebih mudah dibuat dan dipelajari. Script penulisan
perintah switch adalah sebagai berikut :
switch (kondisi)
{
case konstanta_1:
pernyataan_1;
break;
case konstanta_2:
pernyataan_2;
break;
default:
pernyataan_3;
}

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 30

Keterangan
Perintah switch akan menyeleksi kondisi yang diberikan dan membandingkan hasilnya dengan
konstanta-konstanta yang berada pada case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta_1
sampai konstanta terakhir. Jika hasil dari kondisi sama dengan nilai konstanta tertentu, maka
pernyataan pada konstanta tersebut akan dijalankan sampai ditemukan pernyataan break. Jika
hasil dari kondisi tidak ada yang sama dengan konstanta-konstanta yang diberikan, maka
pernyataan pada default yang akan dijalankan.
Contoh program kondisi Swith – Case

<?php
$day = date ("D");
switch ($day) {
case 'Sun' : $hari = "Minggu"; break;
case 'Mon' : $hari = "Senin"; break;
case 'Tue' : $hari = "Selasa"; break;
case 'Wed' : $hari = "Rabu"; break;
case 'Thu' : $hari = "Kamis"; break;
case 'Fri' : $hari = "Jum'at"; break;
case 'Sat' : $hari = "Sabtu"; break;
default : $hari = "Kiamat";
}
echo "Hari ini hari <b>$hari</b>";
?>
Keterangan
Pada program di atas, variabel $day (baris ke-2) akan berisi 3 (tiga) digit pertama dari nama
hari dalam bahasa Inggris. Dengan fungsi date(), kita akan memperoleh informasi tanggal, hari
dan waktu sekarang. Fungsi ini akan diperlajari lebih lanjut pada Bab mendatang. Selanjutnya
isi variabel $day akan diperiksa dengan switch (baris ke-3), jika isinya adalah ‘Sun’ maka $hari
adalah “Minggu” dan seterusnya
Output Program :

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 31

LATIHAN Struktur Kondisi

1. Ketikkan Script di bawah ini:
<!DOCTYPE>
<head>
<title>Input data Lulus</title>
<style type="text/css">
<!--
.style1 {font-weight: bold}
.style2 {
color: #FF0000;
font-weight: bold;
}
-->
</style>
</head>

<body>
<form action="" method="POST">
<table width="314" border="0">
<tr>

<td colspan="3"><p align="center" class="style2">PROGRAM CEK
KELULUSAN</p>

<h align="center" class="style2">&nbsp;</p></td>
</tr>
<tr>
<td width="96"><strong>Nama </strong></td>
<td width="9"><strong>:</strong></td>
<td width="187"><input name="nama" type="text" class="style1" /></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Nilai Ujian</strong></td>
<td><strong>:</strong></td>
<td><input name="nilai" type="text" class="style1" /></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;</td>
<td><input type="submit" value="Hasil" /></td>
</tr>
</table>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 32

</form>
<?php
if ($_POST)
{
$nilai = $_POST['nilai'];
$nama = $_POST['nama'];
if ($nilai >= 90)
{
$grade = "A+";
$keterangan = "LULUS";
}
elseif ($nilai >= 80)
{
$grade = "A";
$keterangan = "LULUS";
}
elseif ($nilai >= 70)
{
$grade = "B";
$keterangan = "LULUS";
}
elseif ($nilai >= 60)
{
$grade = "C";
$keterangan = "LULUS";
}
else
{
$grade = "D";
$keterangan = "TIDAK LULUS";
}
echo "---! <b>Hasil Kelulusan </b>!---";
echo "<br>"."<br>";
echo "<b>Nama : " . $nama;
echo "<br>";
echo "Nilai : " . $nilai;
echo "<br>";
echo "Keterangan : " . $keterangan;
echo "<br>";
echo "Indeks Prestasi : " . $grade;
}
?>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 33

</body>

</html>

Simpan dengan nama nilaikelulusan.php. kemudian jalankan di web browser, amati

dan jelaskan kepada guru pembimbing kalian

2. Buatlah form untuk memasukkan nama dan usia seseorang (dalam tahun). Setelah

form tersebut diisi dan kemudian disubmit, maka akan muncul keterangan apakah usia

yang diisikan tersebut termasuk usia tua, dewasa, anak-anak, dan balita dengan

kriteria sbb:

Usia Status
0–5 Balita
6 – 16 Anak-anak
17 – 50 Dewasa
Tua
> 50

PERTANYAAN Struktur Kondisi

1. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang struktur kondisi!
2. Sebutkan 4 perintah Struktur kondisi percabangan!.
3. Jelaskan perbedaan antara struktur kondisi If- else dan if – elseif-else!
4. Jelaskan kegunaan dari struktur kondisi Switch - Case!
5. Tuliskan Script Program yang hasilnya seperti gambar dibawah ini!.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 34

6 Struktur Perulangan (Looping) dan
Perpindahan (jumping)

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat memahami dan mengenal struktur perulangan dan perpindahan
2. Siswa dapat memahami fungsi dari struktur perulangan dan perpindahan
3. Siswa dapat membuat program menggunakan struktur perulangan dan perpindahan

Struktur Perulangan (Looping)

Perulangan merupakan suatu struktur kendali di dalam program yang akan mengulangi satu
atau lebih statement selama suatu kokndisi tertentu terpenuhi (bernilai true) dan akan berhenti
ketika kondisi tertentu tidak terpenuhi lagi (bernilai false). Perulangan juga sering disebut loop.
Ada dua jenis perulangan yakni counted loop yaitu perulangan yang sudah jelas
pengulangannya, dan Uncounted loop yakni tidak pasti berapa kali akan mengulang.
Pada PHP ada 3 jenis perulangan (looping) yang bisa digunakan dan dipelajari dalam
pembuatan Program yaitu:

1. Perulangan For
2. Perulangan While
3. Perulangan Do/While

1. Struktur Perulangan For

Perulangan For digunakan untuk mengulang statement atau satu blok statement berulang
kali sejumlah yang ditentukan sejak awal pernyataan
Terdapat beberapa bagian penting dalam perulangan for, yaitu:

• Initialization expression : digunakan untuk menentukan nilai awal counter

(penghitung).

• Stop condition : pemeriksaan nilai counter. Jika kondisi ekspresi bernilai false,

perulangan dihentikan.

• Interative expression : perintah yang dijalankan setiap selesai satu siklus perulangan.

Biasanya bagian ini digunakan untuk menambah nilai counter.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 35

• Loop body : merupakan perintah yang akan dilakukan dalam sebuah perulangan.

Script penulisan Strutur Perulangan For sebagai berikut :
for (init_awal, kondisi, counter) {
statement-yang-diulang;
}
Keterangan :
init_awal merupakan inisialisasi atau nilai awal variable.

o kondisi merupakan statemen kondisi yang akan membatasi perulangan.
o counter merupakan pertambahan atau pengurangan nilai variabel
o sehingga perulangan tetap berjalan.
Contoh Program Perulangan For:

<?php
For($i=0; $i<=10; $i++)
{
echo "<br><b>Ini perulangan ke-$i</b></br>";
}
?>

Ouput Program :

2. Struktur Perulangan While

Perulangan While adalah perintah di PHP, yang digunakan untuk membuat perulangan
yang tidak diketahui berapa kali perulangan tersebut akan dilakukan, contohnya anda
ingin menampilkan data didatabase, anda dapat menggunakan perulangan while.
truktur while dalam PHP terdiri dari 2 bagian, yaitu kondisi yang harus dipenuhi untuk
proses perulangan, dan baris perintah yang akan diproses secara berulang.

Struktur dasar perulangan while adalah sebagai berikut:
while (condition)
{

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 36

statement;
statement;
}

Keterangan :
• Condition adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berlangsung. Kondisi

ini mirip seperti dalam perulangan for. Selama condition bernilai TRUE, maka
perulangan akan terus dilakukan. Condition ini akan diperiksa pada tiap perulangan,
dan hanya jika hasilnya FALSE, maka proses perulangan berhenti.
• Statement adalah kode program yang akan diulang. Kita bisa membuat beberapa kode
program untuk menampilkan perintah seperti echo, atau perintah yang lebih
kompleks. Namun di dalam bagian ini harus ada baris program yang digunakan
sebagai ’penghenti’ perulangan. Misalkan pada bagian condition kita menggunakan
variabel counter $i, maka di bagian statement harus ada baris program yang membuat
condition bernilai FALSE, atau kalau tidak proses perulangan tidak akan pernah
berhenti (infinity loop).
• Tanda kurung kurawal diperlukan untuk membatasi blok program yang akan diulang.
Jika statement hanya terdiri dari 1 baris, maka tanda kurung kurawal tidak diperlukan.
Contoh Program Perulangan While menentukan awal dari variabel counter $i, misalnya
untuk mulai dari angka 10 dan mundur ke belakang seperti contoh berikut:
<!DOCTYPE html>
<head>
<title>Perulangan While</title>
</head>
<body>
<?php
$i=10;
while ($i > 0)
{
echo "<b>Output Perulangan While $i</b>";

echo "<br> </br>";
$i-=2;
}
?></body>
</html>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 37

Ouput Program :

3. Struktur Do/While

Struktur perulangan Do-While hampir mirip dengn perulangan while, hanya dalam do-
while statement atau perintah-perintah yang ada diadalam tanda kurung kurawal {}
dikerjakan atau di eksekusi dahulu, kemudian baru di periksa kondisi yang ada setelah
while benar (true) atau salah (false). Jika kondisi tersebut benar, maka perulangan
terhadap statement yang ada dalam tanda kurung kurawal {} di ulang kembali, jika salah,
proses perulangan selesai.
Struktur dasar perulangan Do-while adalah sebagai berikut:
do
{

Statement(Perintah-perintah);
Statement(Perintah-perintah);
}
While(kondisi);
Keterangan:
• Setelah perintah do, di dalam blok kurung kurawal adalah statement. Statement

adalah kode program yang akan diulang. Kita bisa membuat beberapa kode program
untuk menampilkan perintah seperti echo, atau perintah yang lebih kompleks.
Namun di dalam bagian ini harus ada baris program yang digunakan sebagai
’penghenti’ perulangan.
• Kondisi adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berlangsung. Selama
condition bernilai TRUE, maka perulangan akan terus dilakukan. Condition ini akan
diperiksa pada tiap perulangan, dan hanya jika hasilnya FALSE, maka proses
perulangan berhenti.
Contoh Program Perulangan Do – While
<!DOCTYPE html>
<title>Perulangan Do-While</title>
</head>
<body>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 38

<p><strong>Menampilkan Nilai Genap</strong></p>
<p>
<?php
$i=2;
do{
echo "Nilai Genap 2-10 = $i";
echo "<br />";
$i=$i+2;
} while ($i <= 10);
?>
</p>
</body>
</html>

Output Program :

Struktur Perpindahan (Jumping)

Struktur Perpindahan (jumping) adalah proses menghentikan atau memindahkan proses ke alur
berikutnya dalam sebuah proses looping. Di dalam Script PHP dikenal ada beberapa perintah
perpindahan antara lain sebagai berikut :

• Break
Perintah break digunakan untuk menghentikan perulangan di ikuti dengan proses dari
sebuah perulangan
Contoh penulisan pemrogaman Struktur perpindahan Break
<!DOCTYPE html>
<title>Perpindahan Break</title>
</head>
<body>
<p><strong>Menampilkan Fungsi Struktur Perpindahan (Break)</strong></p>
PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 39

<p>
<?php

//melakukan break pada $i==5
for ($i=1; $i<5; $i++){
if($i==6){
break; }
echo (" Nilai I:$i<br>"); }
echo ("Looping Selesai");
?>
</p>
</body>
</html>

Output Program diatas :

• Continue
Perintah Continue digunakan untuk kembali ke awal proses diikuti dengan proses
pemeriksaan kondisi. Jika perulangan yang diminta melalui perintah Continue ini
masih masih menyebabkan kondisi bernilai TRUE, proses perulangan ak dilanjutkan
kembali, Jika kondisi bernilai FALSE maka proses perulangan yang di minta melalui
perintah continue berhenti atau tidak diproses.
Contoh penulisan pemrogaman Struktur perpindahan Continue:
<!DOCTYPE html>
<title>Perpindahan Continue</title>
</head>
<body>
<p><strong>Menampilkan Fungsi Struktur Perpindahan (Continue)</strong></p>
<p>
<?php
for ($i=0; $i<10; $i++){
if ($i==7){
PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 40

continue;}
echo "nilai Yang akan Tampil ".$i ."<br>";
}
?>
</p>
</body>
</html>
Keterangan :
Dalam contoh diatas, perintah continue akan menginstruksikan kepada PHP untuk tidak
mengeksekusi perulangan for pada perulangan terluar, yakni jika $i sama dengan 7, dan
melanjutkan kedalam iterasi selanjutnya, yakni $i=8 Sampai perulangan berkondisi
False.
Output Program diatas :

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 41

LATIHAN Struktur Perulangan (Looping) dan Perpindahan (jumping)

1. Buat script php untuk mencetak bilangan gamjil sampai dengan 20 dengan
menggunakan Statemen do while
Out put yang di hasilkan sbb:
Nilai ganjil 1-20 adalah 1
Nilai ganjil 1-20 adalah 3
Nilai ganjil 1-20 adalah 5


Nilai ganjil 1-20 adalah 19

2. Ketikkan contoh script di bawah ini :
<?php
$a=1;
while ($a<=5)
{
$i=1;
while($i<=$a)
{
$n=$a * $i;
echo"*";
$i++;
}
echo"<br>" ;
$a++;
}
?>
Simpan dengan nama star5.php dan jalankan di web browser

3. Buat form untuk memasukkan jumlah bintang yang akan di tampilkan seperti soal no
2. Contoh tampilannya seperti gambar di bawah ini.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 42

PERTANYAAN Struktur Perulangan (Looping) dan Perpindahan (jumping)

1. Jelaskan Pengertian tentang Kondisi Perulangan(looping)!
2. Sebutkan 3 jenis perulangan yang kalian ketahui!
3. Jelasnkan perbedaan antara Kondisi perulangan While dan Perulangan Do While!
4. Tuliskan Script program PHP perulangan For untuk mencari bilangan ganjil 1-20.

Tampilan seperti gambar di bawah ini!

5. Sebutkan bagian-bagian terpenting yang terdapat pada perulangan For
6. Jelaskan apa pengertian tentang Struktur Perpindahan (jumping)!
7. Jelaska Perbedaan antar break dan Continue pada struktur perpindahan!.

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 43

7 Penggunaan Array

Indikator Hasil Belajar :
1. Siswa dapat memahami dan mengenal konsep dasar Array
2. Siswa dapat memahami dan menggunakan fungsi Array
3. Siswa dapat membuat program menggunakan fungsi Array

Mengenal dan Menggunakan Array

Pada Modul ini akan membahas tentang penggunaan Array. Pembahasan akan di mulai dari
pengertian dan pemahaman konsenp dasar array. Bagaimana cara menginisialisasi sebuah array
dan mengaksesnya, selain itu juga akan membahas mengenai fungsi array

ARRAY

Array adalah jenis tipe data khusus yang menyimpan sejumlah nilai data dalam sebuah
variabel. Nilai-nilai data tersebut, yang disebut elemen array, memiliki indeks yang
menunjukkan urutannya dalam array. Elemen array pertama akan memiliki indeks 0, elemen
kedua berindeks 1, dan seterusnya.
Dengan array, proses pencarian data tertentu akan mudah dilakukan. Misalkan Anda memiliki
data nama barang elektronik yang disimpan dalam variabel tunggal seperti ini:
$brg1=”DVD”;
$brg2=”Televisi”;
$brg3=”Lemari es”;
Bagaimana jika kita ingin mencari barang elektronik tertentu dengan menggunakan perulangan
terhadap kelompok variabel tersebut? Tentu akan repot dengan berbagai kode yang harus kita
buat untuk menentukan nomor urut variabel tersebut terlebih dahulu dan sebagainya. Lain
halnya jika menggunakan array, kita hanya perlu menggunakan indeks array untuk menemukan
barang elektronik yang kita cari.
Hal - hal yang harus Anda ketahui tentang array PHP:

• Array digunakan untuk memuat lebih dari satu nilai dalam satu variabel.
• Array memungkinkan Anda menghindari beberapa variabel yang tidak perlu.
• Indeks PHP Array selalu dimulai dari 0.

Jenis-jenis tipe array di php

Ada beberapa jenis tipe array yang bisa digunakan, dalam definisinya semua jenis sama saja
adalah array, hanya cara penggunaannya saja yang berbeda, beberapa jenis array yaitu:
Numeric Array, Associative Array, dan Multidimensional Array. Berikut ini masing-masing
penjelasan singkat masing-masing jenis array:

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 44

1. Numeric Array
Numeric array merupakan jenis array dimana index elemen yang terdapat didalamnya di
definisikan dengan angka, biasanya index pertama dimulai dengan angka “0” dan
seterusnya.
Contoh Programnya :
<?php
$siswa = array ('Angga', 'Bayu', 'Tri', 'Fauzi');
echo"Siswa[0] = ",$siswa[0],"<br>";
echo"Siswa[1] = ",$siswa[1],"<br>";
echo"Siswa[2] = ",$siswa[2],"<br>";
echo"Siswa[3] = ",$siswa[3],"<br>";
?>
Output program :

Tapi cara di atas kurang efektif, karena akan mencetak satu per satu. Jika datantanya
lebih dari 1000, sebaiknya kita menggunakan fungsi Perulngan pada Array.
Contohnya sebagai berikut :

<?php
$barang = ["Buku Tulis", "Penghapus", "Spidol"];
echo "<b>Menampilkan Array dengan Perulangan For </b><br>";
// menampilkan isi array dengan perulangan for
for($i=0; $i < count($barang); $i++){

echo $barang[$i]."<br>";
}
echo "<hr>";
echo "<b>Menampilkan Array dengan Perulangan foreach </b><br>";
// menampilkan isi array dengan perulangan foreach
foreach($barang as $isi){

echo $isi."<br>";

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 45

}
echo "<hr>";
echo "<b>Menampilkan Array dengan Perulangan While </b><br>";
// menampilkan isi array dengan perulangan while
$i = 0;
while($i < count($barang)){

echo $barang[$i]."<br>";
$i++;

}
?>

Ouput Program :

2. Associative Array (array assosiatif)
Array associative berbeda dengan jenis array numeric, array jenis ini mengdefinisikan
index-nya menggunakan name atau nama untuk dapat mengakses nilai dari elemen array
tersebut.
Contoh Programnya:
<?php
// membuat array asosiatif
$artikel = [
"judul" => "Belajar Pemrograman PHP",
"penulis" => "Diginusa Gramedia",
"sekolah" => "SMAK Thomas Aquino Tulungagung",
];
// mencetak isi array assosiatif
echo "<h2>".$artikel["judul"]."</h2>";
echo "<p>Oleh: ".$artikel["penulis"]."</p>";
echo "<p>Sekolah: ".$artikel["sekolah"]."</p>";
?>
PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 46

Hasilnya:

3. Multidimensional Array
Array multidimensional adalah metode penyimpanan nilai data array lebih dari satu array,
ini artinya array didalam array, array multidimensi sangat berguna untuk menyimpan nilai
variabel dengan banyak data meskipun lebih sulit untuk menggunakannya tetapi array jenis
ini lebih efisien dalam pemakai karna mampu menampung banyak data.
Contoh Programnya :
<?php
$siswa = [
'Anton'=>[
'id'=>1,
'nama'=>'Anton',
'kelas'=>'3mm1',
'jenis_kelamin'=>'pria',
'agama'=>'islam'],
'Budi'=>[
'id'=>2,
'nama'=>'Budi',
'kelas'=>'3mm2',
'jenis_kelamin'=>'pria',
'agama'=>'kristen'],
];
foreach($siswa as $name => $data)
{
echo $name;
echo "<br/>";
foreach($data as $key => $value)
{
echo $key." = ".$value;
echo "<br/>";
}
echo "<hr/>";
}
?>

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB 47


Click to View FlipBook Version